Beranda blog

Lampung Tengah Kaji Pengembangan kawasan Industri Wilayah Bagian Barat

0

LAMPUNG TENGAH — Guna mendorong Pertumbuhan Sektor Industri lebih terarah, terpadu dan memberikan hasil yang lebih optimal bagi daerah, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan Kajian Pengembangan Kawasan Industri di Wilayah Bagian Barat kabupaten setempat.

Kepala Bappeda Lamteng Rony Witoyo, yang diwakili Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Risa Hestiana mengatakan, kawasan industri berlokasi beberapa aspek penting yang menjadi dasar konsep pengembangan kawasan industri antara lain adalah efisiensi, tata ruang dan lingkungan hidup. Aspek efisiensi merupakan satu dasar pokok yang menjadi landasan pengembangan kawasan industri.

Risa Hestiana menjelaskan, rencana pengembangan kawasan industri ditujukan untuk mendukung peningkatan daya saing industri nasional melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, lembaga penelitian, perguruan tinggi, industri, swasta dan masyarakat secara terfokus pada satu kawasan.

Selain itu, rencana pengembangan kawasan industri juga untuk mendukung pencapaian tujuan visi pembangunan ekonomi nasional, serta peningkatan kapabilitas industri nasional. Langkah dan inovasi ini diperkirakan mampu memberikan manfaat dan dampak pertumbuhan ekonomi pada berbagai skala kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Pengembangan kawasan industri juga diperkirakan mampu memberikan manfaat dan dampak pada pengurangan tingkat kemiskinan diwilayah Kabupaten Lampung Tengah, dan mampu memberikan manfaat serta dampak pada peningkatan daya beli masyarakat, sehingga berkontribusi pada peningkatan IPM,” ujar Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Lamteng.

Sementara hasil rekomendasi wilayah inti dan penyangga di Wilayah Bagian Barat Kabupaten Lampung Tengah, penentuannya didasarkan pada tingginya jumlah penduduk, kepadatan penduduk, fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan, jumlah fasilitas peribadatan, jumlah perusahaan dan pasar, serta ada tidaknya industri di kecamatan tersebut.

“Berdasarkan hasil analisis kami maka diperoleh Kecamatan Kalirejo dengan penyediaan fasilitas terbanyak, sehingga direkomendasikan menjadi wilayah inti dan wilayah pusat kegiatan lokal yang melayani Kecamatan Bangunrejo dan Bekri,” paparnya.

Sedangkan wilayah penyangga diantaranya adalah Kecamatan Padang Ratu, Selagai Linggai, Pubian, Anak Tuha, Anak Ratu Aji, Sendang Agung, Bangunrejo, dan Kecamatan Bekri.

“Dan wilayah inti bisa dikembangkan sebagai sentra IKM dan pusat pemasaran produk IKM di wilayah barat Lampung Tengah, dan wilayah kecamatan yang direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai wilayah prioritas bisa ditetapkan sebagai pengembangan kawasan industri,” tuturnya.

Dia menjelaskan, pertimbangan terpilihnya Kecamatan Anak Tuha dan Kalirejo sebagai kecamatan yang diprioritaskan untuk dikembangkan sebagai industri kecil menengah/ dan sebagai pengembangan kawasan industri adalah dua wilayah kecamatan secara eksisting memiliki fasilitas umum dan sosial yang cukup lengkap. Ada beberapa kriteria terpilihnya Kecamatan Kalirejo dan Anak Tuha sebagai kecamatan yang bisa dikembangkan sebagai pengembangan kawasan industri baik industri kecil, sedang, maupun besar sebagai berikut:

“Tabel 5.95 kriteria lokasi ditetapkan sebagai kawasan industri kriteria Kecamatan Kalirejo dan Anak Tuha adalah lokasi strategis pusat kegiatan lokal dengan fungsi utama sebagai pusat perdagangan dan jasa pendukung pertanian, pengembangan industri kecil dan menengah, kawasan minapolitan, dan kawasan permukiman,” terangnya.

Kemudian Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) Anak Tuha yang memiliki fungsi utama sebagai pengembangan pertanian tanaman pangan, simpul transportasi darat dan permukiman perkotaan. Kecamatan Anak Tuha ditetapkan sebagai kawasan strategis pendayagunaan teknologi tinggi/ technopark di Kampung Negara Bumi Ilir.

Selanjutnya jaringan jalan Kalirejo secara hierarki termasuk ke dalam jalan kolektor primer dan termasuk ke dalam sistem jaringan jalan provinsi (berdasarkan SK Gubernur Nomor G/52/III.09/HK/2016). Jaringan jalan Anak Tuha termasuk ke dalam jaringan jalan lokal dan termasuk sistem jaringan jalan kabupaten.

Kemudian ketersediaan sistem jaringan transportasi (Kereta Api) . Kecamatan Anak Tuha termasuk ke dalam sistem jaringan kereta api di Stasiun Haji Pemanggilan.

Selanjutnya sistem jaringan air bersih SPAM IKK Kalirejo dengan sumber air baku dari Sungai Way Waya memiliki kapasitas 10 liter/detik. Daerah layanan nya adalah Kecamatan Kalirejo, Kaliwungu, Sridadi, dan Poncowarno.

Sedangkan pelayanan air bersih di Kecamatan Anak Tuha dilayani oleh PDAM Way Irang. Sistem pengelolaan air limbah (SPAL) dalam RTRW Kabupaten Lampung Tengah sudah dijelaskan akan dibangun fasilitas pembangunan instalasi pengolahan limbah untuk kawasan industri rumah tangga, serta pengendalian limbah hasil kegiatan industri menengah-besar akan dilengkapi dengan studi AMDAL, RKL, dan UPL, dan KLHS. Setiap kegiatan industri diwajibkan memiliki instalasi pengolahan limbah.

Kemudian sistem persampahan tempat pembuangan akhir (TPA) Kabupaten Lampung Tengah di Kelurahan Bandarjaya Timur seluas 5 heaktar dengan sistem penglolaan open dumping. Sistem pengelolaan sampah menerapkan pola 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk mencapai zero waste TPA. Sementara ketersediaan lahan TPA di Kecamatan Kalirejo seluas 10131 heaktar. Penggunaan lahan di dominasi dengan penggunaan lahan perkebunan dan permukiman.

“Jika ingin dikembangkan 100 heaktar kawasan industri disuatu daerah, maka disekitar lokasi harus tersedia lahan untuk fasilitas seluas 100-150 heaktar. Sehingga total area dibutuhkan 200-250 heaktar. Sedangkan untuk lahan wilayah Kecamatan Anak Tuha seluas 161.64 heaktar diominasi penggunaan lahan perkebunan dan permukiman,” ungkapnya.

Berikut kondisi eksisting Kecamatan Kalirejo dan Anak Tuha untuk ditetapkan sebagai wilayah pengembangan kawasan industri di Wilayah Barat Kabupaten Lampung Tengah. Kondisi eksisting dapat memperlihatkan kesiapan lokasi kecamatan untuk dikembangkan sebagai kawasan industri.

Tabel 5.96 kondisi eksisting mengenai ketersediaan infrastruktur di wilayah pengembangan kawasan industri Kabupaten Lampung Tengah. Kebutuhan infrastruktur di Kecamatan Kalirejo dan Anak Tuha dengan sistem jaringan jalan secara eksisting masih banyak kondisi jalan yang kurang baik, sehingga membutuhkan inisiatif pemerintah untuk memperbaiki jalan.

“Utamanya PKL Kalirejo secara eksisting masih banyak kondisi jalan yang kurang baik, dan PPK Anak Tuha pengembangan sentra pemasaran industri. Lengkapi wilayah kecamatan dengan fasilitas transportasi publik yang memudahkan masyarakat untuk bermobilitas pengembangan sentra pemasaran industri dengan lokasi yang terpilih dekat dengan Kecamatan Gunung Sugih,” serunya.

Selanjutnya Sistem Jaringan Drainase lokasi industri yang beragam di Wilayah Barat Kabupaten Lampung Tengah juga harus diperhatikan mengenai sistem kelola pembuangan limbahnya, baik limbah cair industri maupun sampah organik maupun non-organik.

Sistem jaringan air bersih di Kecamatan Kalirejo dilayani oleh SPAM IKK dengan WTP kapasitas 10 liter/detik. Kebutuhan air bersih non-domestik di Kecamatan Kalirejo sebanyak 1.252.152 liter/hari. Ada GAP supply-demand air bersih tahun 2020 untuk memenuhi kebutuhan air bersih non-domestik sekitar –388.152 liter/hari. Sedangkan Kecamatan Anak Tuha memiliki jumlah kebutuhan air bersih non-domestik sebanyak 701.701 liter/hari.

Kemudian sistem pengelolaan air limbah produksi tahun 2020 di Kecamatan Kalirejo diperkirakan sebanyak 2.251.791 liter/hari.
Produksi air limbah yang diperkirakan akan dihasilkan pada sektor non-domestik maka penting untuk menyediakan Instalasi Pengelolaan Air Limbah Terpusat (IPLT), sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35/M-IND/PER/3/2010, mengenai pentingnya ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah-IPAL di suatu Kawasan Industri.

“Produksi air limbah tahun 2020 di Kecamatan Kalirejo diperkirakan sebanyak 1.255.665 liter/hari. Sedangkan sistem pengelolaan persampahan non-permukiman di Kecamatan Kalirejo tahun 2020 diperkirakan sebanyak 43.478 liter/hari, dan di Kecamatan Anak Tuha sebanyak 24.365 liter/hari,” katanya.

Yang terkahir sistem kelistrikan. Kebutuhan daya listrik di Kecamatan Kalirejo tahun 2020 sebesar 31.304 kVA, dan Kecamatan Anak Tuha sebesar 17.543 kVA.

“Kebutuhan daya listrik di Kecamatan Kalirejo dan Anak Tuha masih bisa terpenuhi dengan kapasitas supply daya listrik di Kabupaten Lampung Tengah sebesar 80.000 kVA,” pungkasnya. (Advetorial)

Pemkab Lamteng Rapat Koordinasi Bersama Penyelenggara Pilkada 2020

0
Pj Bupati Lamteng, Adi Erlansyah

LAMPUNG TENGAH — Pemkab Lampung Tengah menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pilkada 2020 dalam Kondisi Covid-19 di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Kamis (12/11). Rakor melibatkan penyelenggara pilkada baik KPU, Bawaslu, PPK, camat, dan Forkopimda.

Pjs. Bupati Lamteng Adi Erlansyah didampingi Pj. Sekkab Nirlan menyatakan sejauh ini persiapan pelaksanaan pilkada belum ada kendala. “Bila kita lihat dan dengar secara umum, sampai hari ini persiapan belum ada kendala. Kita berharap tidak akan muncul kendala dari sisa waktu sekitar 27 hari ini. Segala permasalahan perlu diwaspadai dan diantisipasi,” katanya dalam sambutan.

Adi Erlansyah mengingatkan pesta demokrasi kali ini di tengah pandemi Covid-19. Sehingga menjadi PR besar untuk mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan benar, agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. “Perlu perhatian ekstra dari semua elemen agar pilkada berjalan lancar, aman, kondusif, dan terhindar dari Covid-19,” ujarnya.

Pj Sekda Lamteng, Nirlan SH

Karena itu, Adi Erlansyah meminta penyelenggara bisa melaksanakan tugas secara profesional. “Persiapkan secara cermat. Khususnya kepada KPU, Bawaslu, Dinas Kesehatan, BPBD, dan aparat keamanan. Mari bekerja bersama untuk mengantisipasi semua faktor yang ada agar tidak tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Kepada wartawan, Adi Erlansyah menyatakan ada dua hal paling penting untuk suksesnya pilkada. Pertama, pilkada berjalan aman, lancar, dan tidak terjadi penyebaran Covid-19. Kedua, tidak terbentuk klaster baru Covid-19. “Karena itu protokol kesehatan harus dijaga dan diterapkan,” katanya.

Dari delapan kabupaten/kota yang menggelar pilkada, kata Adi Erlansyah, paling banyak DPT dan TPS adalah Lamteng. “DPT dan TPS kita paling banyak Ini memang perlu energi ekstra dari semua elemen. Baik penyelenggara dan forkopimda untuk mengawal pelaksanaan pilkada. Sejauh ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Terkait netralitas ASN dan aparatur kampung, Adi Erlansyah menyatakan sudah menerima laporan dari Bawaslu. Pihaknya mengaku akan menindak lanjuti. “Semua dana hibah juga sudah klir dan tinggal tunggu pelaksanaannya,” ungkapnya.

Masalah calon pemilih yang belum lakukan perekaman KTP-El, Adi Erlansyah juga menyatakan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan dibuka meski hari libur.

“Perekaman KTP-El akan dilakukan percepatan. Kantor Disdukcapil akan buka hingga sore dan tak ada hari libur. Bisa melayani masyarakat perekaman. Untuk perekaman di kecamatan tunggu perkembangannya. Persediaan blangko tak masalah. Toh bisa diberikan suket (surat keterangan) terpenting sudah lakukan perekaman,” tegasnya.

Sedangkan Pj. Sekkab Lamteng Nirlan menambahkan tujuan pelaksanaan pilkada bukan hanya sukses. “Tujuan kita bukan hanya pilkada sukses. Yakni sukses pilkada dan sukses cegah penyebaran Covid-19. Karena itu dibutuhkan kerja keras bersama,” katanya.

Bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-El, Nirlan meminta camat berkoordinasi. “Camat berkoordinasi dengan kepala kampung bagi warga yang belum perekaman KTP-El. Kantor Disdukcapil buka pagi hingga sore dan tak ada hari libur. Siap mengakomodasi masyarakat yang belum perekaman KTP-El,” ungkapnya.(advetorial)

 

Nirlan Gantikan Hanibal, Jabat Pj Sekda Lampung Tengah

0

GUNUNG SUGIH –Bertempat di ruangan Siger Mas Lantai IV Kantor Bupati Lampung Tengah di Gunung Sugih, berlangsung pisah sambut antara Pj Sekretaris Daerah (Sekdakab) Hanibal dengan Pj Sekertaris daerah yang baru Nirlan, SH.MM Selasa 27 Oktober 2020.

Nirlan, SH.MM diketahui telah dilantik sebagai Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Oleh sekertaris derah Propinsi Lampung Fahrizal Darminto, Senin 26 Oktober 2020.

Acara pisah sambut tersebut diawali penandatanganan berita acara dan penyerahan dokumen Laporan dengan didampingi Asisten Bidang Administasi dan umum Hi.Sarjito yang disaksikan oleh staf ahli bupati dan para kepala OPD dan kepala bagian di lingkungan pemkab Lampung Tengah.

Dalam sambutannya Hanibal mengucapkan rasa sukur “Alhamdulillah serah terima antara dirinya dan kepada bejabat yang baru berjalan baik, menurut hanibal jabatan sekda tidak boleh kosong oleh karena itu dilantik Pj sekertaris derah yang baru ,mengingat dirinya telah menjabat sebagai Pj sekertaris daerah dilampung tengah ini telah berjalan 2 periode yaitu selama 6 bulan.

Hanibal menjelaskan masih banyak program yang perlu dimaksimalkan agar pembangunan dapat terwujud dengan baik. Selain itu Hanibal pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD di lingkungan pemkab lampung tengah yang telah mendukung sepenuhnya atas semua pekerjaan yang dilakukannya.

 

Sementara itu, Nirlan, SH.MM selaku Pj sekertatis daerah yang baru dirinya menyampaikan, ucapan terima kasih apa yang telah dilaksanakan mantan sekdakab selama ini.

“Tentunya tugas yang diemban cukup berat dan kompleks, untuk itu nirlan mengharapkan dukungan dari semua pihak OPD agar dapat mengemban amanah ini dengan baik. Oleh karena itu Nirlan, SH.MM berharap kerjasama nya dari semua OPD agar apa yang yang kita kerjakan dapat berjalan dengan baik, karena tugas sekda itu adalah sebagai motor dari jalannya sebuah organisasi pemerintahan.

Dengan tegas Nirlan, SH.MM mengatakan siapapun orangnya yang menjabat sekda tidak akan mampu mengakomodir seluruh urusan pemerintahan sendirian ,kesemuanya harus secara bersama dalam menjalankan visi dan misi kepala daerah.(advetorial)

Duh! Ngakunya Marinir, Ternyata Pengawas Proyek

0

PESAWARAN–Brigade Infanteri 4 Mars/BS, Pesawaran, Lampung mengamankan seorang pria bernama Markus Erik yang mengaku sebagai anggota Korps Marinir saat didatangi wartawan yang mencoba melakukan konfirmasi perihal realisasi pelaksanaan proyek irigasi di Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Selasa (06/10) lalu.

Kepada petugas, pria berusia 24 tahun asal Padang Cermin, Pesawaran itu menyebut dirinya sengaja mengaku sebagai anggota Marinir untuk menakut-nakuti wartawan agar proyek yang dikerjakanya tidak diberitakan.

“Jadi Erik ini warga sipil, dia bekerja sebagai pengawas proyek. Saat ditemui wartawan mengaku sebagai Marinir. Tujuanya untuk menakut-nakuti wartawan agar tidak diberitakan,” ungkap Pasintel Brigif 4 Mar/BS, Letkol Marinir Suci Purnomo mewakili Danbrigif, Kolonel Marinir Nawawi S.E., M.M, seperti dikutip rakyatlampung.id, Rabu (06/10) malam.

Suci mengatakan penangkapan dilakukan setelah viralnya pemberitaan tentang adanya oknum marinir yang melecehkan wartawan.

“Jadi begitu viral, bersama anggota saya langsung turun ke lokasi untuk penyelidikan. Karena ini menyangkut nama baik Korps Marinir ya harus secepatnya kita ungkap kebenaranya,” urainya.

Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap Erik dan telah dipastikan tidak ada motif lain, “Dapat dipastikan, murni hanya untuk menakut-nakuti wartawan, tidak ada motif lain,” timpalnya lagi.

Dirinya menyebut, pihaknya telah memberikan teguran keras agar jangan sampai mengulangi perbuatanya. Yang bersangkutan juga telah mengakui perbuatanya dan meminta maaf, “Yang bersangkutan juga telah melakukan klarifikasi dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan sudah kita perbolehkan pulang,” terangnya.

Masih kata Suci, klarifikasi yang dimaksud berupa video pernyataan dari Erik yang mengakui bersalah, sebagai sanggahan untuk media, “Kita minta rekan-rekan media untuk membantu meluruskan masalah ini demi nama baik Korps Marinir,” ujarnya mengakhiri.

Terpisah, Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Lampung, Aminuddin SP mengapresiasi upaya yang dilakukan Brigif 4 Mar/BS untuk meluruskan masalah itu, “Kita apresiasi upaya yang dilakukan Korps Marinir demi menjaga nama baiknya,” singkatnya.(ibr/hel/sur)

Bersama Warga, Pemkab Lamteng Bangun Jalan Dengan Gotong Royong

0

Lampung Tengah — Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Way Pengubuan, Jum’at (11/9/2020). Kedatangan Bupati Lamteng beserta Jajarannya, yang didampingi Camat Way Pengubuan Dahrif Anshory, para Kepala Kampung, dan Ketua Relawan Loekman Djoyosoemarto Way Pengubuan Faisal Karnain, mewakili Ketua Hidayat, disambut antusias masyarakat.

Kunjungan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto diawali dengan kegiatan gotong royong pembuatan jalan rabat beton bersama warga Dusun IV Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Loekman menyampaikan apresiasi atas semagat yang telah dilakukan masyarakat Way Pengubuan dalam kegiatan gotong royong tersebut

“Jika kita terus semangat dalam kegiatan gotong royong maka semua pekerjaan akan terasa ringan,” ujar bupati.

Loekman juga mengingatkan masyarakat untuk waspada dan tetap mengikuti protokol kesehatan dimanapun berada. Pola hidup bersih dan sehat wajib diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk merawat jalan rabad beton yang telah dibangun. Ayo gotong royong bersihkan sampah disekitar jalan agar tidak menyumbat saluran pembuangan air. Sehingga tidak merusak jalan yang telah dibangun,” ajak bupati.

Bupati Loekman juga menyatakan bahwa siap berupaya semaksimal mungkin untuk menyatukan masyarakat Lampung Tengah lewat kegiatan gotong royong.

“Tanpa kenal lelah, saya akan selalu menyatukan masyarakat lewat gotong royong. Agar Kabupaten Lampung Tengah kedepan semakin maju, dan selalu hidup rukun dan damai,” ungkapnya.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Bupati Lamteng menyumbang 100 sak semen untuk membantu pembuatan gorong – gorong.

“Kami ucapkan terimakasih atas kepedulian Bapak Bupati Loekman yang terjun langsung dalam kegiatan gotong royong disini,” ujar Camat Way Pengubuan Dahrif Anshory, mewakili masyarakat.

Usai bergotong royong di Kampung Candirejo, Bupati Lamteng melanjutkan kunjungannya ke Kampung Banjar Kertarahayu Kecamatan Way Pengubuan, yang mendapatkan bantuan bedah rumah.

Penyerahan kunci rumah secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto kepada perwakilan warga yang rumahnya sudah dibangun melalui program bedah rumah dari pemerintah daerah.

Kepada warga yang telah mendapatkan bantuan, Bupati Loekman berpesan agar rumah tersebut dirawat sehingga menjadi hunian yang sehat dan nyaman.

“Dirawat dan dijaga dengan baik rumah ini. Mari menjadi warga yang kompak dan saling membantu satu sama lain. Saya harap semua warga yang sudah hidup sejahtera dapat membantu warga lain yang kurang mampu, sehingga tercipta rasa persaudaraan antar sesama agar kita tidak mudah terpecah belah oleh isu – isu negatif,” pesan bupati.

Dedi Sanjaya, salah satu warga yang mendapat bantuan mengaku sangat terharu karena mendapat bantuan bedah rumah.

“Kami enggak pernah menyangka bisa mendapat bantuan rumah layak huni. Dan kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Loekman Djoyosoemarto yang telah peduli dengan masyarakat tidak mampu disini. Semoga niat baik bapak mendapat balasan yang setimpal,” ujar Dedi.

Kemudian, kunjungan Bupati Lamteng dilanjutkan ke Balai Kampung Banjar Kertarahayu Kecamatan Way Pengubuan. Ditempat itu Bupati Loekman Djoyosoemarto menyerahkan surat izin usaha secara simbolis kepada masyarakat.

Loekman berharap, surat ijin yang dibagikan kepada pelaku usaha mikro dapat mengkatrol perekonomian Lampung Tengah yang sempat terpuruk akibat pengaruh pandemi Covid-19 yang menghantam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dan semangat dari pengusaha mikro menjadi harapan baru bagi kehidupan masyarakat.

“Sebanyak 51 surat izin usaha kita bagikan kepada pengusaha mikro di Way Pengubuan secara gratis. Gunakan surat izin usaha ini dengan sebaik-baiknya, kita yakin bahwa perlahan ekonomi akan membaik, dan ini butuh usaha dari semua pihak,” ujar bupati.(adveorial)

Weather

Bandar jaya, id
overcast clouds
23.1 ° C
23.1 °
23.1 °
93%
2.8kmh
100%
Kam
30 °
Jum
28 °
Sab
29 °
Ming
30 °
Sen
28 °