Beranda lampung Bandar Lampung Tiga Nama Calon Rektor UML Dibawa ke Pusat

Tiga Nama Calon Rektor UML Dibawa ke Pusat

1 views
0
BERBAGI

Bandar Lampung,(Radarpembaruan.com) – Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) dalam waktu dekat bakal memiliki rektor baru. Hal ini setelah Senat Universitas tersebut mengirimkan tiga nama bakal calon (balon) Rektor yakni, Dr.H.Dalman M.Pd, Zulman Barniat S.Sos.M.Ip, dan Agung M. Ikbal, M.Ag ke Pimpinan Pusat Muhamadiyah, Sabtu (3/3/2018).

“Berkas berikut persayaratan tiga nama balon Rektor UML telah kita kirim ke Muhamadiyah pusat,” kata Rektor Universitas Muhamadiyah Lampung, Dr.Agus Fahrudin M.Pd, kemarin.

Menurutnya, satu dari tiga nama balon rektor yang diusulkan, akan terpilih menjadi Rektor UML mendatang.

“Dipilih atau tidak terpilih menjadi Rektor, ketiga balon Rektor UML itu telah teruji, memiliki jiwa yang besar (legowo) dan terus akan memberikan yang terbaik untuk perkembangan dan kemajuan UML,” ujarnya.

Sebab, lanjut Agus, tiga nama balon Rektor UML yang dikirim ke Muhamadiyah Pusat, telah melalui proses yang diawali rapat Senat untuk menetapkan tatatertib yang diambil dari peraturan atau pedoman Perguruan Tinggi Muhamadiyah dan Statuta yang berlaku diseluruh Muhamadiyah di Indonesia.

“Statuta itu adalah kekhasan yang dimiliki masing-masing Perguruan Tinggi, termasuk juga di dalamnya mengatur tentang persyaratan mekanisme pemilihan calon Rektor dan pastinya tidak sembarangan memilih Rektor,”terangnya.

Untuk diketahui sebelumnya, ada 13 nama yang direkomendasikan sebagai balon Rektor UML. Tetapi dari 13 nama itu, sebanyak 4 orang tidak bersedia dicalonkan, sehingga tersisa 9 orang. Namun, ada 1 orang tidak memenuhi persyaratan atau gagal dan hanya tersisa 8 orang saja, yakni Dalman, Agung, Zulman, Ani, Jamal Fahri, Hamimi, Mahsun, dan Eny Inti.

“Balon rektor tersebut merupakan orang-orang terpilih dan semuanya memenuhi syarat baik dari pendidikan, pengalaman, pengabdian dan kemampuan untuk memimpin UM Lampung,” ujar Agus.

Selain itu, tambahnya, para bakal calon mengetahui apa kekurangan dan apa yang harus dilakukan melalui visi dan misinya dengan tujuan mengembangkan dan memajukan UML dimasa akan datang.

Setelah dinyatakan lolos tatatertib, tambah Agus, Senat kemudian mengirimkan 8 nama tersebut untuk meminta pertimbangan Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM). Pertimbangannya, tidak identik dengan tes kelayakan atau uji kompetensi.

Langkah akhir, jelas Agus, dari delapan nama tersebut, Senat harus memilih 3 nama saja, melalui pemungutan suara dengan cara menconteng nama, foto atau nomor urut, salah satu dari 8 nama yang tertera pada kertas suara.

“Hasilnya, didapat 3 nama dengan suara terbanyak. 3 nama itu berikut berkasnya dan persyaratan balon rektor, kemudian dikirim ke Muhamadiyah Pusat,” pungkasnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here