Beranda lampung Bandar Lampung Diduga Selingkuh Dengan Istri Bawahannya, Kapolsek Kalirejo Dilaporkan Ke Propam

Diduga Selingkuh Dengan Istri Bawahannya, Kapolsek Kalirejo Dilaporkan Ke Propam

0 views
0
BERBAGI

Bandar Lampung,(Radarpembaruan.com) – Kapolsek Kalirejo, Lampung Tengah, AKP ES, Selasa (6/3/2018) malam. Dilaporkan anggotanya sendiri Bripka Ferry Meiricky Chandra ke Propam Polda Lampung lantaran diduga telah melakukan perbuat asusila terhadap VIR istri Bripka Chandra.

Hal tersebut diungkapkan adik ipar Bripka Ferry Meiricky Chandra, Dian Fuady (30), warga Korpri Sukarame Bandar Lampung saat memberikan keterangan pers di Graha Jurnalis Polda Lampung, Rabu (7/3/2018).

“saya beserta kakak ipar saya dateng ke Propam Polda Lampung bertujuan untuk melaporkan oknum Polsek yang berinisial ES yang merupakan atasannya, dan laporan tersebut telah diterima dengan laporan Polisi Nomor : LP/B-57/III/2018/Yaduan Tanggal 06 maret 2018, tentang pelanggaran disiplin dan pelanggaran kode etik berupa, melakukan perselingkuhan dengan seorang bhayangkari,” kata Dian Fuady.

Menurut Dian, upaya ini dilakukan untuk mencari keadilan terkait dengan apa yang dialami kakaknya Ferry Meiricky Chandra, tentang dugaan perselingkuhan antara oknum Kapolsek berinisial ES dengan istri Ferry Meiricky Chandra, di rumah Dinas oknum Kapolsek di Dusun I, Kampung Kalunggu, Perum Bunga Tanjung, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, pada Senin (5/3/2018) malam.

Mengenai kronologi, lanjut Dian Fuady, kakaknya (Ferry Meiricky Chandra-red) sedang melaksanakan tugas di Mapolsek Kalirejo dan menghubungi istrinya melalui via telepon.

“Saat bicara ditelepon, suara istri kakak saya berinisial VIR yang bekerja di Disdukcapil Kabupaten Pringsewu, terdengar menggema. Awalnya, kakak saya mengira kalau istrinya sedang menunaikan sholat di Masjid, tetapi pada saat kakak saya menelpon oknum Kapolsek ES ingin melaporkan hasil pemeriksaan, dan suara oknum Kapolsek ES juga terdengar bergema. Disitulah kakak saya curiga,” ujarnya.

Penasaran, kakaknya dengan menggunakan sepeda motor datang dan menunggu di depan rumah oknum Kapolsek, sejak waktu sore hingga malam hari. Setelah sekian lama ditunggu, istri kakaknya keluar dari dalam rumah oknum Kapolsek ES.

Melihat itu, sambung Dian, kakaknya merekam kejadian menggunakan Hp miliknya. Oknum Kapolsek ES keluar dari dalam rumah lalu merebut HP tersebut, sehingga terjadi pergumulan (pergulatan) antara kakaknya dengan oknum tersebut. HP itu dibanting oleh oknum Kapolsek ES, yang diduga ingin menghilangkan barang bukti.

“Kakak saya dipukul oleh oknum tersebut. Meski Hp telah dibanting dan rekaman video sebagian telah hilang, tapi ada sedikit rekaman yang tersisa saat istri kakak saya berada di rumah oknum tersebut,” ungkapnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here