Beranda lampung Bandar Lampung Diduga Pro Petahana, KAPB Minta Komisioner Bawaslu Dicopot

Diduga Pro Petahana, KAPB Minta Komisioner Bawaslu Dicopot

1 views
0
BERBAGI

Bandar Lampung,(Radarpembaruan.com) –  Seratusan massa yang tergabung dalam Komite Aksi untuk Pemilu Bersih (KAPB) menggelar aksi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung, Kamis (8/3/2018) pagi. Mereka menduga salah satu komisioner Bawaslu tidak netral dalam kampanye Pemilihan Gubernur Lampung 2018.

Koordinator Komite Aksi untuk Pemilu Bersih (KAPB) Arfan ABP mengatakan, seharusnya perhelatan pilkada seperti pemilihan gubernur ini dilakukan oleh penyelenggara yang berkompeten dan netral dari bias politik kepentingan pihak atau calon tertentu.

“Bawaslu jangan menjadi tim sukses bayangan dari salah satu pasangan calon gubernur. Bawaslu juga jangan melanggar rambu-rambu yang telah di buat oleh DKPP-RI. Jika terdapat bias politik terhadap calon tertentu maka dapat dipastikan tidak akan demokratis, jujur dan berkeadilan,” ungkapnya.

Arfan juga menjelaskan, pada sebuah pertemuan yang diadakan Bawaslu Lampung yang dihadiri oleh Adek Asy’ari sebagai anggota Bawaslu dengan jajaran panwas kota Bandar Lampung, Adek mengarahkan untuk memfokuskan dan mengamati pergerakan calon Gubernur No urut 2 Herman HN – Sutono.

“Oleh karenanya, untuk terselenggaranya pilgub yang damai dan berintegritas, kami minta agar Bawaslu RI dan DKPP agar memberhentikan Adek Asy’ari dari Bawaslu Lampung,” tegasnya.

Ia mengingatkan, sikap tebang pilih atau diskriminatif ini sangat bertentangan dengan kewajiban menjaga perilaku sesuai dengan kode etik yang diamanatkan Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI No. 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Menurutnya, bila perlakukan diskriminasi ini terus terjadi, tidak menutup kemungkinan akan terjadi gejolak dalam masyarakat dan membuat situasi Pilgub Lampung 2018 dan keamanan tidak kondusif.

“Masalah-masalah diatas telah membuat prihatin kami, sebagai kaum muda untuk mengingatkan kepada penyelenggara pemilihan Gubernur Lampung 2018. Bawaslu harus netral dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pilkada Gubernur Lampung kali ini,” ujarnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here