Beranda lampung Bandar Lampung Tembok Rel KA Roboh, Andi Surya: Tidak Sesuai Spesifikasi

Tembok Rel KA Roboh, Andi Surya: Tidak Sesuai Spesifikasi

0 views
0
BERBAGI

Bandar Lampung,(Radarpembaruan.com) – Robohnya tembok Rel KA di ruas jalan Gatot Subroto belakang Sucofindo, Pecohraya, Kota Bandar Lampung, Rabu (7/3/2018) siang yang sempat menghalangi perjalanan KA Babaranjang, diduga karena tidak sesuai spesifikasi atau bestek.

Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Dr. Andi Surya menyatakan, dirinya bersama warga pinggir Rel KA dua tahun lalu sudah berusaha mengingatkan menentang pembangunan tembok Rel KA kepada PT. KAI dan Kemenhub.

“Sebab, tembok Rel KA ini tidak produktif untuk manajemen KA maupun warga masyarakat, ada baiknya dihentikan saja,” jelas Andi kepada Portallampung.co, Kamis (8/3/2018).

Sekarang, lanjut Andi, sudah terbukti. Selain meresahkan warga, ternyata pembangunan tembok KA ini juga tidak sesuai dengan spesifikasi bestek hingga roboh.

“Peristiwa robohnya ini harus disikapi dengan tegas. Pertama, Pemkot Bandarlampung harus segera mengambil sikap dan antisipasi untuk melindungi warganya dari kemungkinan terjadinya peristiwa yang sama yang akan memakan korban jiwa mau harta warga di sepanjang Rel KA. Langkah yang perlu dilakukan dengan cara mengevaluasi perizinan pembangunan tembok Rel KA,” jelasnya.

“Hasil telaahan kami ketika pembangunan rel tembok KA ini dibangun diduga kuat tanpa koordinasi dengan Pemkot Bandarlampung sehingga tidak tidak ada Izin Mendirikan Bangunan (iMB) atau pun Amdal, maka sudah menjadi dasar bagi pemkot untuk merubuhkannya,” tambahnya.

Andi juga meminta BPK RI untuk melakukan audit investigasi atas proyek pembangunan tembok Rel KA ini, karena pihaknya menemukan bukti-bukti bahwa pembangunan tembok ini melanggar kaidah struktur teknis bangunan.

“Kenyataannya tembok ini roboh kemaren hanya karena hujan dan angin. Kami punya bukti baik saksi maupun gambar-gambar pengerjaan yang dua tahun lalu proyek ini dilaksanakan secara serampangan,” ungkap Andi.

Andi Surya juga mengatakan sudah selayaknya Kepolisian Daerah Lampung bergerak dengan cepat mengamanan lokasi-lokasi tembok yang dianggap rawan roboh agar tidak terjadi kecelakaan yang menimpa warga. Sekaligus bersama-sama Kejaksaan Tinggi dan Pemkot Bandarlampung melakukan investigasi terhadap proyek ini.

Anggota DPD ini juga mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan terhad pelaku-pelaku proyek di Balai Perkeretaapian Lampung dan PT KAI maupun pihak ketiga pelaksana proyek karena diduga ada mal administrasi dan penyelewengan di dalamnya.

Berkaitan dengan robohnya tembok Rel KA, Andi Surya meminta kepada warga masyarakat di bantaran tembok Rel KA agar selalu waspada karena tidak tertutup kemungkinan koridor tembok yang lain akan roboh juga yang dapat mengganggu struktur pondasi rumah warga di dekatnya.

“Jika seandainya diketahui ada bagian tembok yang mulai rawan roboh segera beritahu kepada petugas,” imbaunya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here