Beranda lampung Ternyata Seribu Pohon Ganja Ditanam Di Lahan Cadangan PT. T. I

Ternyata Seribu Pohon Ganja Ditanam Di Lahan Cadangan PT. T. I

1 views
0
BERBAGI

Tanggamus,(Radarpembaruan.com) –  Jajaran Polres Tanggamus, Kodim 0424, BNNK dan Pol PP Kabupaten Tanggamus memeriksa langsung temuan ribuan pohon ganja di gunung Tanggamus tepatnya di wilayah Dusun Kandis, Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur.

Tanaman ganja yang awalnya ditemukan oleh pencari burung tersebut setinggi 2 meter diperkirakan sudah berusia 4 bulan atau 5 bulan.

“Dapat kami jelaskan bahwa dari Polres Tanggamus dalam hal ini anggota Polsek Kota Agung, berdasarkan informasi dari warga yang melewati di daerah Gunung Tanggamus ini menemukan pohon yang diduga sejenis ganja, selanjutnya setelah mendapat laporan tersebut anggota Polsek melakukan pemeriksaan TKP kemarin pada tanggal 7 Maret 2018 dan dari hasil pengecekan memang benar disini ditemukan lebih kurang 1000 batang tanaman ganja yang sudah besar maupun yang kecil,”kata Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si didampingi Dandim 0424 Tanggamus, Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Kepala BNN Tanggamus, Kolbidi dan Kasat Pol PP Yumin, BA di lokasi penemuan pohon ganja, Kamis (8/3/2018) siang.

Kapolres mengungkapkan, dari hasil identifikasi Polres Tanggamus terdapat batang pohon setinggi 2 meter. “Sebanyak 50 batang, tinggi diatas 2 meter dan 600 batang dibawah 2 m serta ratusan lain masih dalam persemaian, dengan luas lahan lebih kurang lokasi 40 kali 40 meter,” ungkapnya.

Lantas siapa pemilik pohon ganja tersebut, Polres Tanggamus masih menyelidikinya. “Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan siapa yang melakukan penanaman tersebut, belum ada tersangka karena kita baru mendapatkan ladang penanaman ganja tetapi kedepan kita akan melakukan penyelidikan saksi-saksi dan pendalaman,” jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan, jika dilihat dari hasil olah TKP, didapatkan beberapa batang pohon sudah kering diduga pohon ganja sudah pernah dipanen.

“Kemarin kita mendapatkan beberapa batang yang sudah kering dan kemungkinan sudah ada satu atau dua kali panen, tanaman yang ada mungkin adalah tanaman kedua,” terangnya.

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seluruh pohon ganja dilakukan pencabutan dan barang bukti diamankan di Polres Tanggamus guna dimusnahkan.

“Supaya tidak dimanfaatkan orang lain, dan karena medan yang cukup berat jadi kita tidak bisa melakukan pengamanan setiap hari, dan barang bukti akan kita musnahkan,” tandas AKBP Alfis Suhaili.

Menurut Kasatnarkoba Polres Tanggamus, Iptu Anton Saputra, lahan yang digunakan untuk kebun ganja ini berdasarkan patok yang ditemukan bertuliskan PT. T. I. Setelah ditanyakan kepada masyarakat merupakan tanah cadangan PT. T.I yang saat ini di sewa kelola oleh masyarakat. Kemudian disewa oleh syarhan tiga tahun lalu, namun selama itu dirinya mengaku belum pernah memanfaatkan lahan karena tidak memiliki dana cukup.

“Kami sudah memeriksa penyewa tanah, tes urine menggelelah rumahnya, dan mencari benda Benda yang mengarah pada tanaman ganja nanum tidak ditemukan dan hasil tes urine negatif, jadi dia bukan pelalu,” ujar Anton.

Ia pun menambahkan, penggarap lainnya disebelah lokasi kebun ganja sudah diperiksa tes urine dan pencarian barang bukti namun tidak didapati juga. Maka sementara ini kami Satnarkoba belum menetukan tersangka dan masih terus diselidiki.

Anton pun menjelaskan, untuk narkoba jenis ganja tetap ada peminatnya jika selama ini hilang dan tidak populer karena barangnya tidak ada. Dan dengan adanya kebun ini maka menunjukan penikmat ganja masih ada dan masih ada peluang untuk diedarkan.

Terpisah, saat ditanyakan ke Sekda Tanggamus Andy Wijaya melalui via handpon, menjelaskan bahwa tidak semua lahan seluruhnya disewa masyarakat.

“Pelajari dulu, sebab tidak seluruhnya lahan yang disewa PT.T.I dikelola oleh masyarakat. Selanjutnya kita melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk melarang tanaman yang memang jenis terlarang. Dari hasil pengungkapan ini, pihak pemda yang diwakili satpol pp dan kesbang, penjelasan mereka akan menjadi bahan untuk rapat kami dengan OPD terkait. Hasil rapat akan kita sampaikan kepada P. T. I,” tandasnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here