Beranda lampung Pekon Tugu Papak Wakili Tanggamus Lomba BBGRM Tingkat Provinsi

Pekon Tugu Papak Wakili Tanggamus Lomba BBGRM Tingkat Provinsi

0 views
0
BERBAGI

Tanggamus,(Radarpembaruan.com) –  Penilaian Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Lampung di gelar di Balai Pekon Tugu Papak, Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Kamis(22/3/18).

Turut hadir dalam acara penilaian tersebut, Pj.Bupati Tanggamus Ir.Zainal Abidin MT, dan para Kepala OPD, Camat Se- Kabupaten Tanggamus, Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus, Ketua DPW Kabupaten Tanggamus, tim penilai dari Provinsi Lampung, Ketua P3MD, para kepala pekon se-Kecamatan Semaka, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para tamu undangan

Dalam kesempatan itu Pj Bupati Tanggamus, Ir Zainal Abidin, MT menyampaikan, selamat datang kepada ketua tim penilai lomba BBGRM tingkat Provinsi Lampung beserta rombongan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Tanggamus dan di Pekon Tugu Papak ini, harapan kami bahwa Tugu Papak ini sesuai dengan himbauan permintaan Pak Kepala Pekon Tugu Papak ini bisa meraih juara pertama di tingkat Provinsi Lampung.

“Saya selaku penjabat Bupati Kabupaten Tanggamus sangat mengapresiasi kegiatan ini, kemudian saya berharap dengan motivasi masyarakat Tugu Papak bisa memicu masyarakat dan tokoh masyarakat pekon yang ada di Tanggamus ini. Mereka ini sudah melakukan seleksi yang terbaik di antara 302 pekon atau kelurahan yang ada di Kabupaten Tanggamus maka sudah selayaknya kami majukan ke tingkat provinsi untuk menjadi yang terbaik pula tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pj Bupati Tanggamus juga menghimbau, pada waktu pelaksanaan pemilihan kepala daerah nanti diharapkan tertib aman dan lancar kami harapkan bapak ibu seluruh warga masyarakat Kabupaten Tanggamus agar menggunakan hak pilihnya 100%.

“Kalau ada yang belum ada KTP belum ada suket segera laporkan kepada kepala pekon atau camat dan Disdukcapil agar supaya mendapatkan hak pilihnya dan bagi aparatur sipil Negara yang ada instansi vertikal ataupun otonom dari tingkat RT sampai dengan Camat dan seluruh lapisan masyarakat yang terlibat dalam aparatur sipil negara, harus netral,” tandasnya.

Sementara Tim, penilai Provinsi Lampung Yuda Setiawan dalam sambutannya, ciri khas negara kita Indonesia adalah gotong royong dan budaya gotong royong itu hanya ada di Indonesia, beberapa waktu yang lalu saya terima tamu dari Nigeria dari Nepal, Afrika Selatan dan mereka sangat tertarik dengan program pemberdayaan di Indonesia salah satunya adalah sanitasi total berbasis masyarakat itu sendiri dengan program pemberdayaan di desa melalui pemberian bantuan dana desa yang dikelola oleh Bumdes, ketika bisa membuat jamban-jamban sehat itu masyarakat berhubungan dengan sumber pengadaan peralatan sanitasi oleh Bumdes.

“Untuk itu pemerintah kembali menciptakan budaya gotong royong, dikarnakan budaya gotong royong ini semakin lama semakin menghilang, itu semua karna faktor kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin rendah. Nah sekarang bagaimana caranya untuk menumbuhkan kembali jiwa kegotong groyongan itu, yang pertama adalah keterbukaan transparansi. Salah suatunya program pemberdayaan dimulai dengan ide Undang-undang desa salah satunya adalah pemberian dana desa dan ini berlaku untuk semua,” tandasnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here