Beranda Nasional Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bani Seventeen Di Yogya

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bani Seventeen Di Yogya

2 views
0
BERBAGI

Radarpembaruan.com —  Jenazah M Awal Purbani atau karib disapa Bani tiba di rumah duka yang berada di Gamping Tengah, RT04/RW15, Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, DIY pagi tadi.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis dan kesedihan yang mendalam dari keluarga dan kerabat serta rekan-rekannya.

Jenazah Bani, Bassist Band Seventeen tersebut datang diperkirakan sekira pukul sembilan pagi tadi.

“Sekitar jam 09.00 lebih, pakai pesawat,” kata Fajar Wibowo Ayah Bani saat ditemui media, Senin (24/12/2018) pagi.

Pihak keluarga rencananya akan memakamkan almarhum Bani pada pukul 13.00 WIB. Pemakaman dilakukan di Tempat Pemakaman Umum Gamping Tengah yang berjarak sekira 200 meter dari rumah duka.

Dari pantauan Tribunjogja.com, meninggalnya personil band Seventeen ini menjadi duka yang mendalam. Terlihat banyak karangan bunga yang menghiasi sekitar rumah duka.

Karangan bunga tampak berjejer, berasal dari rekan alumni, rekan bermusik hingga pemerintahan menghiasi sekitaran rumah duka.

Selain itu, kerabat dan tetangga korban juga memenuhi rumah duka untuk mengantarkan alamrhum di tempat peristirahatan yang terakhirnya.

Diketahui, Bani Seventeen menjadi salah satu korban tsunami yang melanda selat sunda, Sabtu (22/12/2018) malam.

Beberapa personil dan kru band Seventeen pun turut menjadi korban diantaranya gitaris Herman Sikumbang.

Pemakaman Aa Jimmy

Jenazah artis komedi Heriyanto atau Aa Jimmy telah tiba di kediamannya di Gg Rambutan, Jalan HOS Cokroaminoto, Cianjur, Jawa Barat, Senin (24/12/2018) pagi.

Aa Jimmy menjadi salah satu korban meninggal akibat Tsunami Selat Sunda, yang melanda Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam.

Menurut manajer Aa Jimmy, Adzee Ridwan, jenazah Aa Jimmy akan dimakamkan pada Senin (24/12/2018) siang di TPU Sirnalaya I Cikaret, yang berada tidak jauh dari kediaman artis komedi tersebut.

“Ya, jenazah sudah sampai Cianjur tadi pagi dini hari, bakda zuhur ini rencananya akan dimakamkan dekat rumah,” ucap Adzee ketika dihubungi via telepon, Senin ini.

Lanjut Adzee, saat ini jenazah telah selesai dimandikan dan disalatkan.

Sejak pagi, kedatangan jenazah Aa Jimmy dan jenazah istrinya, Hati Nurillah, disambut isak tangis oleh keluarga dan kerabat.

“Keluarga bersedih ya, namanya musibah, tapi mencoba legowo. Nanti jenazah istrinya akan dimakamkan di samping Aa Jimmy, di TPU yang sama,” tuturnya.

Sampai saat ini, tim manajemen dan pihak kepolisian masih terus mencari keberadaan dua anak Aa Jimmy, yang juga menjadi korban tsunami itu. ”

Sampai saat ini masih dicari (kedua anaknya), belum ketemu,” ujarnya.

Sebagai informasi, Aa Jimmy merupakan salah satu korban Tsunami Selat Sunda ketika menjadi salah satu penampil bersama Ade “Jigo” dalam sebuah acara kumpul karyawan dan keluarga PLN UIP JBB di kawasan Tanjung Lesung.

Dalam peristiwa tersebut, beberapa personel, road manager, dan kru band Seventeen juga menjadi korban meninggal.

Jumlah korban

Hingga Senin (24/12/2018), pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.

Demikian Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB.

Adapun kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak.

“Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (24/12/2018).

“Jadi, wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda,” tambahnya.

Sutopo mengatakan, daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain.

Di Kabupaten Pandeglang tercatat korban 207 orang meninggal dunia, 755 orang luka-luka, 7 orang hilang, dan 11.453 orang mengungsi.

Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 hotel dan vila rusak, 60 warung makan dan toko rusak, 350 perahu/kapal rusak, dan 71 unit kendaraan rusak.

Daerah pesisir di sepanjang pantai dari Pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung banyak mengalami kerusakan. Sebanyak 10 kecamatan di Pandeglang terdampak dari terjangan tsunami.

Korban paling banyak ditemukan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo.

Di Kabupaten Serang tercatat 12 orang meninggal dunia, 30 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Kerusakan fisik masih dalam pendataan.

Sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 60 orang meninggal dunia, 230 orang luka-luka, 22 orang hilang dan 30 unit rumah rusak berat.

Di Kabupaten Tanggamus terdapat 1 orang meninggal dunia, 4 rumah rusak berat, dan 70 perahu rusak.

Sedangkan di Kabupaten Pesawaran tercatat 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, 231 orang mengungsi, 134 rumah rusak dan 14 perahu rusak.

“Kemungkinan data korban dan kerusakan masih akan bertambah mengingat belum semua berhasil didata. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas,” ucap Sutopo.

Sutopo menambhakan, ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, BPBD, SKPD, NGO, relawan dan masyarakat dan lainnya terus melakukan penanganan darurat.

Kepala Daerah memimpin penanganan darurat di daerahnya.

Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan.

Diduga masih ada korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan dan material yang dihanyutkan tsunami.

Pos kesehatan, dapur umum, dan pengungsian didirikan di beberapa tempat.

Bantuan logistik terus disalurkan. Untuk evakuasi dikerahkan alat berat 7 unit excavator, 12 unit dump truck, 2 unit loader.

Dalam mobilisasi ke lokasi bencana 1 unit excavator, 1 dozer, 1 loader, 1 grader, 2 tronton, dan 4 dump truck.

“Panjang dan luasnya daerah terdampak masih diperlukan tambahan alat berat dan personil untuk membantu evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban,” kata Sutopo.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here