Beranda lampung Bandar Lampung Ditanya Soal Pilkada, Sjachroedin Pengen Ikutan Juga

Ditanya Soal Pilkada, Sjachroedin Pengen Ikutan Juga

0 views
0
BERBAGI

BANDAR LAMPUNG (radarpembaruan.com) — Konstelasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan diikuti oleh 8 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yakni Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Pesawaran, Way Kanan, dan Pesisir Barat. Setiap warga negara mempunyai hak untuk mencalonkan diri dalam pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

“Saya lagi mikir pengen ikut pilkada juga ah. Dukung gak lo,” canda Sjachroedin ZP usai acara silahturahmi memperpanjang usia di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jalan┬áDr. Susilo, Bandar Lampung, Jumat (9/8/2019).

Duta Besar Indonesia di Kroasia ini mengatakan seorang pemimpin harus memiliki modal disiplin. Begitu juga dengan putranya Rycko Menoza yang didorong maju mencalonkan diri di Pemilihan Walikota Bandar Lampung 2020 mendatang.

“Kalau sama Rycko apa masalahnya. Ia bekas bupati, ia punya modal disiplin. Pertama untuk menjadi pemimpin itu disiplin dulu, itu modal dasar. Kedua pendidikan, ia pendidikan cukup. Liat aja pengalaman sebagai bupati,” katanya orang tuanya Rycko Menoza ini.

Kemudian mantan gubernur Lampung 2 Periode ini mengatakan untuk di Kota Bandar Lampung memiliki wilayah yang terjangkau dan deket mudah diakses. Berbeda dengan Lampung Selatan yang jauh jangkauannya. Masyarakat apabila ingin mengurus pelayanan jauh jarak tempuhnya.

“Pak Herman kan anak buah saya. Tapi kan Pak Herman waktu jadi anak buah saya pengalaman hanya satu bidang, yakni keuangan. Untuk jadi pemimpin perlu banyak pengalaman seperti Pak Arinal. Untuk Pilwakot saya mendukung diri saya dan mendukung dia (Rycko,red) juga,” kata Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung ini.

Bang Oedin mengatakan bahwa jadi kepala daerah bukan hanya melakukan pembangunan gedung sana-sini, akan tetapi harus memikirkan pembangunan kedalam. Pembinaan untuk menyiapkan orang-orang yang bagus dan berkompeten menjadi pemimpin selanjutnya. “Jangan kita gagah-gagahan di luar tapi anak kita tak terbina,” kata Komisaris Jenderal Polisi ini.(lpc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here