Beranda lampung Lampung Selatan Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 12,8 Miliar

Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 12,8 Miliar

0 views
0
BERBAGI

LAMPUNG SELATAN (radarpembaruan.com) — Upaya perdagangan benih lobster secara illegal kembali terjadi. Jajaran Polres Lampung Selatan bersama dengan menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster dengan nilai mencapai Rp. 12,8 miliar. Benih lobster tersebut digagalkan di rest area tol di kilometer 87 kecamatan Jati Agung pada selasa (27/8) sore kemarin.

Saat diamankan tersangka yang membawa tidak dapat menunjukan dokumen apapun untuk pengangkutan benih lobster terseut.

Benih lobster illegal yang diamankan terdiri dari 83.198 ekor yang dikemas dalam12 box dan diangkut menggunakan kendaraan Daihatsu Terios F 1308 AB yang dikemudikan oleh Fedelis warga Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan mengatakan pihaknya mendapatkan informasi jika ada pengiriman benur lobster secara illegal. Dimana kendaraan yang membawa benih lobster illegal tersebut ada di rest area tol Km 87.

“Tim langsung melakukan pengejaran di rest area KM 87. Mengamankan tersangka dengan barang bukti belasan box berisikan benih lobster,” terangnya saat ekspose di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (28/8).

Puluhan ribu benih lobster tersebut dibawa dari Serang Banten dan akan dikirimkan Menggala Tulang Bawang atas perintah seseorang. Diduga benih lobster tersebut akan dikirim ke wilayah Jambi untuk diselundupkan ke Singapura.

“Pola penyelundupan benih lobster ini terputus. Seakan-akan dikirim ke Menggala. Tetapi nantinya akan dikirim ke wilayah Jambi. Baru nantinya diselundupkan ke luar negeri,” ujar mantan Kapolres Pesawaran itu.

Tersangka sendiri merupakan kurir pembawa. Tersangka akan dijerat dengan pasal 88 junto pasal 16 UU nomor : 45 tahun 2009 tentang perubahan UU nomor : 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancamanan 6 tahun penjara.

“Selanjutnya untuk penanganan benih lobster ini akan kita serahkan ke Balai Karantina Ikan kelas I Bandar Lampung,” terang AKBP M Syarhan.(tnc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here